Rupiah Berpotensi Melemah Imbas Memanasnya Hubungan AS-China

KONTAK PERKASA FUTURES – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat pada perdagangan Kamis pekan ini. Meski demikian, rupiah masih berpotensi untuk melemah pada perdagangan hari ini akibat ketegangan AS-China.

Mengutip Bloomberg, Kamis (22/7/2020), rupiah dibuka di angka 14.605 per dolar AS, menguat jika dibanding dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.650 per dolar AS. Namun menjelang siang rupiah bergerak melemah ke level 14.622 per dolar AS.

Sejak pagi hingga pukul 10.20 WIB, rupiah bergerak di kisaran 14.540 per dolar AS hingga 14.622 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 5,46 persen.

Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 14.669 per dolar AS, melemah jika dibandingkan patokan sebelumnya yang ada di angka 14.655 per dolar AS.

Rupiah masih berpotensi melemah seiring kembali memanasnya hubungan Amerika Serikat (AS) dan China.

“Meningkatnya ketegangan hubungan AS dan China semalam dengan perintah penutupan konsulat China di Houston, AS, karena indikasi kegiatan mata-mata berpotensi mendorong pelemahan nilai tukar emerging market terhadap dolar AS,” kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra dikutip dari Antara.

Menurut Ariston, keputusan terbaru pemerintah AS tersebut berpotensi mendapatkan balasan dari China dan memperburuk hubungan yang dikhawatirkan merembet ke isu perdagangan.

“Hubungan perdagangan yang kurang baik antara dua ekonomi terbesar dunia bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi global,” ujarnya.

Selain itu pasar juga masih khawatir penularan virus yang masih terus meninggi meskipun usaha-usaha penemuan vaksin sudah mengalami kemajuan

Ariston memperkirakan rupiah berpotensi bergerak melemah di kisaran Rp14.600 per dolar AS hingga Rp14.800 per dolar AS.

Pada Rabu (22/7) lalu rupiah ditutup menguat 91 poin atau 0,62 persen menjadi Rp14.650 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.741 per dolar AS.

BACA JUGA : IHSG Dibuka Menguat ke 5.122,80 Ditopang Lonjakan Saham Emiten Kesehatan

KONTAK PERKASA FUTURES

Rupiah Menguat Ditopang Sentimen Positif Global

PT KONTAK PERKASA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat pada perdagangan Rabu pekan ini. Penguatan rupiah ini didorong oleh sentimen positif global.

Mengutip Bloomberg, Rabu (22/7/2020), rupiah dibuka di angka 14.605 per dolar AS, menguat jika dibanding dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.741 per dolar AS.

Sejak pagi hingga pukul 11.00 WIB, rupiah bergerak di kisaran 14.605 per dolar AS hingga 14.670 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 5,76 persen.

Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 14.655 per dolar AS, menguat jika dibandingkan patokan sebelumnya yang ada di angka 14.813 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan rupiahmendapatkan sentimen positif yang datang dari kesepakatan stimulus Uni Eropa senilai 750 miliar euro.

“Stimulus ini mengangkat harga aset-aset berisiko termasuk rupiah. Kesepakatan ini dinilai bisa membantu pemulihan ekonomi,” ujar Ariston dikutip dari Antara, Rabu (22/7/2020).

Stimulus tersebut, lanjut Ariston, juga memberikan likuiditas di pasar keuangan yang mendorong para pelaku pasar berinvestasi di aset berisiko yang menawarkan imbal hasil (yield) lebih tinggi.

Sementara itu, terkait kemajuan penelitian vaksin COVID-19 dinilai mungkin sudah tidak menjadi sentimen yang mempengaruhi pergerakan nilai tukar pada hari ini.

Ariston memperkirakan rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp14.550 per dolar AS hingga Rp14.750 per dolar AS.

Pada Selasa (21/7) lalu, rupiah ditutup menguat 44 poin atau 0,3 persen menjadi Rp14.741 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.785 per dolar AS.

BACA JUGA : Pandemi Covid-19, LinkedIn PHK 960 Karyawan di Seluruh Dunia

PT KONTAK PERKASA

Sejumlah Kota di Indonesia Kerja Sama dengan Waze untuk Pantau PSBB

KONTAK PERKASA FUTURES – Platform navigasi Waze mengumumkan telah bekerja sama dengan sejumlah otoritas perencanaan kota di Indonesia dalam menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) saat pandemi Covid-19.

Dua wilayah di Indonesia yang telah menggunakan program Waze for Cities adalah Jakarta melalui Jakarta Smart City (JSC) dan Jawa Barat melalui Jabar Digital Service (JDS).

Waze for Cities merupakan program gratis untuk berbagi data dua arah mengenai informasi lalu lintas yang tersedia di publik. Fungsinya adalah untuk memantau dan mengevaluasi perkembangan kemacetan di kota masing-masing.

Country Manager Waze Indonesia Marlin R. Siahaan menjelaskan, selama masa pandemi, datareal-time Waze menyediakan sumber daya sangat penting bagi mitra-mitranya.

“Melalui wawasan data Waze yang kuat, kami sangat senang dapat membantu JSC dan JDS dalam mengelola lalu lintas dan membuat perencanaan kota yang baik,” tutur Marlin, dalam keterangan yang diterima Lipuran6.com.

Marlin menyebut, JSC dan JDS merupakan dua di antara lebih dari 1.500 mitra global yang menggunakan data Waze for Cities untuk mengurai kemacetan dan membuat perencanaan keputusan yang lebih baik.

Ketika Covid-19 melanda, data dari Waze dapat digunakan untuk mengevaluasi kebijakan PSBB yang dipaparkan langsung kepada Bupati/Walikota. Data ini termasuk informasi mengenai penurunan tingkat kemacetan dan beberapa area yang ditutup jalannya.

Selain itu, JSC menggunakan Waze for Cities Data untuk mengevaluasi kebijakan lalu lintas Ganjil-Genap Jakarta, membantu memantau titik-titik kemacetan dinas perhubungan secara semiautomatis, dan menemukan rute yang tidak dijangkau oleh jaringan MRT.

Jawa Barat

Dengan melakukan hal itu, JSC dapat mengidentifikasi dan merekomendasikan daerah-daerah yang perlu dijangkau oleh TransJakarta atau sistem transportasi umum lainnya, sekaligus memaksimalkan pilihan transportasi umum yang aman selama pandemi.

JSC mengoptimalkan penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk mengetahui, memahami, dan mengendalikan berbagai sumber daya demi membentuk Jakarta menjadi kota yang cerdas.

Serupa dengan JSC, JDS adalah Unit Pelaksana Pengelola Layanan Digital, Data, dan Informasi Geospasial yang beroperasi di bawah Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat Setiaji menjelaskan manfaat menjadi mitra Waze for Cities Data. Menurut Setiaji, Waze for Cities Data membantu pihaknya menanggapi masalah dengan cepat dan membuat keputusan di saat krisis.

“Kami melihat bahwa platform ini akan terus berguna bagi perencanaan kami ke depannya. Setiap kali kami menemukan lubang jalan dan titik banjir, kami dapat langsung memberitahu pihak-pihak terkait untuk mengatasi masalah tersebut,” kata Setiaji.

Sebelum memakai data dari Waze, pihaknya harus mengerahkan petugas di lapangan untuk memantau secara manual dengan menghitung volume kendaraan di jalan dan memeriksa CCTV.

“Sejak kami menjadi mitra Waze for Cities Data pada Juli tahun lalu, memantau lalu lintas menjadi jauh lebih mudah dan nyaman,” tutur Setiaji.

JAKARTA

Serupa, Head of Data & Analytics Jakarta Smart City Juan Intan Kanggrawan mengungkapkan, data Waze membantu timnya dalam mengawasi kondisi lalu lintas Jakarta.

“Data Waze memungkinkan kami menelaah dan menganalisis pola kemacetan lalu lintas tertinggi di Jakarta, kemudian mengubah gagasan-gagasan menjadi tindakan untuk kota yang lebih baik lagi,” tutur Juan.

Gagasan ini, kata Juan, telah terjustifikasi dengan metrik yang dapat diukur.

Lebih lanjut, ketika Covid-19 melanda, pihaknya menggunakan pola pengemudi Waze secara real-time untuk menentukan keberhasilan PSBB dan memeriksa hasilnya.

Sementara itu, Waze for Cities Data adalah bagian dari Waze for Cities. Di mana, mitra dapat mengakses berbagai solusi untuk mengelola lalu lintas saat situasi genting.

Program gratis untuk berbagi data dengan dua arah ini menghasilkan pemahaman lebih baik tentang smart data di antara para pemimpin kota, membantu mereka untuk membuat keputusan yang lebih tepat ketika memantau kebijakan berbasis kota seperti PSBB.

(TinWhy)

BACA JUGA : Bursa Asia Menguat Didorong Sentimen Positif Uji Coba Vaksin Corona

KONTAK PERKASA FUTURES

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Negatif, Pemerintah Tetap Bersyukur

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Wabah Covid-19 telah membuat perekonomian di Indonesia dan dunia anjlok. Pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal II 2020 ini diprediksi akan terkontraksi cukup dalam hingga -4 persen.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto tak memungkiri pertumbuhan ekonomi nasional bakal negatif di bawah 0 persen. Namun, ia menyebutkan pencapaian buruk itu masih lebih baik ketimbang negara lain.

“Kami ingin sharing di kuartal II berbagai negara pertumbuhannya negatif akibat pencegahan covid dalam bentuk lockdown. Malaysia -8,4 persen, Thailand -11,1 persen, Filipina -7,6 persen, Singapura -12,6 persen,” ungkapnya dalam sesi teleconference, Jumat (17/7/2020).

“Kemudian Brazil -11 persen, india -20 persen. Dan tentunya ini Indonesia sendiri pertumbuhan ekonomi diperkirakan turun relatif lebih baik dari yang lain, antara -3,8 sampai 4,2 persen. Bahkan ada prediksi mendekati 4,5 persen,” sambungnya.

Airlangga pun optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa sedikit membaik pada kuartal akhir tahun ini. Keyakinan itu diperkuatnya lantaran Bank Dunia (World Bank) mengatakan hal serupa.

“Indonesia diperkirakan dari studi World Bank growth di kuartal IV masuk ke jalur positif. Dan pemerintah berharap di kuartal III minimal bisa jaga situasi tidak terlalu dalam, bisa recover mendekati -1 atau 0 persen,” ujar dia. 

BACA JUGA : 7 Saran Pengusaha Agar Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 5,5 Persen di 2021

PT KONTAK PERKASA FUTURES

BI Yakin Rupiah Terus Menguat, Ini Faktornya

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Sebelumnya, Bank Indonesia mencatat nilai tukar Rupiah tetap terkendali sesuai dengan fundamental. Rupiah secara point to point pada triwulan II 2020 mengalami apresiasi 14,42 persen.

Penguatan Rupiah dipengaruhi aliran masuk modal asing yang cukup besar pada Mei dan Juni 2020, meskipun secara rerata mencatat depresiasi 4,53 persen akibat level yang masih lemah pada April 2020.

“Pada awal Juli 2020, Rupiah dan mata uang regional sedikit tertekan seiring ketidakpastian global, termasuk akibat kembali meningkatnya risiko geopolitik AS-Tiongkok,” ungkap Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo di Gedung Bank Indonesia, Kamis (16/7/2020).

Hingga 15 Juli 2020, Rupiah terdepresiasi 2,28 persen baik secara point to point maupun secara rerata dibandingkan dengan level Juni 2020. Dibandingkan dengan level akhir 2019, Rupiah terdepresiasi 4,83 persen (ytd).

Ke depan, Bank Indonesia memandang nilai tukar Rupiah masih berpotensi menguat seiring levelnya yang secara fundamental masih undervalued.

Penguatan didukung inflasi yang rendah dan terkendali, defisit transaksi berjalan yang rendah, imbal hasil aset keuangan domestik yang kompetitif, dan premi risiko Indonesia yang mulai menurun.

Untuk mendukung efektivitas kebijakan nilai tukar, Bank Indonesia terus menjaga ketersediaan likuiditas baik di pasar uang maupun pasar valas dan memastikan bekerjanya mekanisme pasar.

BACA JUGA : Rupiah Terus Melemah Dekati Level 15.000 per Dolar AS

PT KONTAK PERKASA FUTURES

Jika PSBB Dijalankan Kembali, Ekonomi Indonesia Minus 2 Persen

PT KONTAK PERKASA – World Bank atau Bank Dunia memprediksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia minus 2 persen pada 2020. Angka ini jauh lebih dalam jika dibandingkan dengan proyeksi pemerintah yang ada di kisaran minus 0,4 hingga 1 persen.

Kepala Ekonom World Bank untuk Indonesia, Frederico Gil Sander mengatakan, proyeksi ekonomi Indonesia sangat bergantung dari kebijakan yang dijalankan pemerintah. Jika pemerintah mengambil relaksasi dari pembatasan sosial berskala besar (PSBB), maka angka minus 2 persen bisa didapat.

“Jadi apabila kita gunakan asumsi di mana kontraksi ekonomi akan jadi lebih ketat dan pembatasan pergerakan akan kembali lagi, maka pertumbuhan ekonomi (Indonesia) bisa capai minus 2 persen pada 2020,” jelas Frederico dalam Indonesia Economic Prospect Report, secara virtual, Kamis (16/7/2020).

Dia melanjutkan, tanpa adanya dukungan masif dari pemerintah, apabila asumsi ekonomi Indonesia tekontraksi hingga minus, maka kemiskinan akan meningkat sangat signifikan. Terutama jika tidak ada bantuan sosial.

“Jadi tanpa ada dukungan pemerintah, akan ada jutaan orang jatuh ke kemiskinan. Oleh karena itu penargetan sangat penting, terutama mereka yang terdampak hilangnya pendpatan dan harus atasi masalah guncangan pandemi,” kata dia.

Agar hal tersebut tidak terjadi, dia mendorong agar bantuan ditargetkan lebih tepat sasaran. Sehingga dapat terus melanjutkan upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia meskipun adanya guncangan ekonomi terjadi akibat Covid-18.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

BACA JUGA : Bank Dunia Sebut UU Omnibus Law Bakal Selamatkan Ekonomi Indonesia

PT KONTAK PERKASA

194 Saham Menguat, IHSG Dibuka Lompat ke 5.112,36

PT KONTAK PERKASA FUTURES –  Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG kembali bergerak menguat pada perdagangan Rabu pekan ini. Sebanyak 194 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau.

Pada awal perdagangan Rabu (15/7/2020), IHSG naik 33,24 poin atau 0,65 persen ke posisi 5.112,36. Sementara indeks saham LQ45 juga naik 0,83 persen ke posisi 802,10.

Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.116,46 Sedangkan terendah 5.079,61.

Sebanyak 194 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 44 saham melemah dan 110 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 26.220 kali dengan volume perdagangan 371,8 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 333,5 miliar.

Investor asing jual saham Rp 23,8 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.430.

Dari 10 sektor saham pembentuk IHSG, semuanya berada di zona hijau. Penguatan dipimpin oleh sektor perkebunan yang naik 2,54 persen. Kemudian disusul sektor industri dasar yang naik 1,28 persen dan sektor manufaktur yang melesat 0,82 persen.

Saham-saham yang menguat antara lain KRAH naik 16,44 persen ke Rp 510 per saham, VICO naik 13,37 persen ke Rp 83 per lembar saham dan AGRO naik 14,56 persen ke Rp 238 per lembar saham.

Saham-saham yang melemah antara lain PCAR anjlok 7 persen ke Rp 186 per lembar saham, TARA yang turun 6,94 persen ke Rp 161 per lembar saham, dan SMBR melemah 6,83 persen ke Rp 382 per lembar saham.

BACA JUGA : Harga Minyak Naik Imbas Pemangkasan Produksi Melebihi Perkiraan

PT KONTAK PERKASA FUTURES

Kemenkeu Gulirkan Kembali Wacana Redenominasi Rupiah

PT KONTAK PERKASA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat pada perdagangan Selasa pekan ini. Namun ada potensi rupiah melemah karena tekanan Covid-19.

Mengutip Bloomberg, Selasa (14/7/2020), rupiah dibuka di angka 14.355 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.425 per dolar AS.

Sejak lagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 14.355 per dolar AS hingga 14.357 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 3,54 per dolar AS.

Sedangkan berdasarkan Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 14.512 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan patokan sebelumnya yang ada di angka 14.486 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa berpotensi tertekan seiring masih tingginya kasus positif Virus Corona baru atau COVID-19

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Selasa, mengatakan rupiah mungkin mendapatkan tekanan hari ini setelah indeks saham AS semalam terkoreksi dan pagi ini sebagian indeks saham Asia melemah.

“Pelemahan dipicu kekhawatiran pasar terhadap meningginya kasus COVID-19 secara global dan masih memanasnya ketegangan hubungan antara AS dan China,” ujar Ariston.

Negara bagian California, Amerika Serikat, melakukan lockdown kembali karena naiknya angka penularan COVID-19. Lockdown tersebut dinilai bisa mengganggu pemulihan ekonomi AS.

Sementara itu soal hubungan AS-China, kali ini AS mempermasalahkan klaim kepemilikan China terhadap sumber daya di Laut China Selatan.

“Di sisi lain, pasar juga masih mempertimbangkan potensi pemulihan ekonomi global di tengah pandemi yang bisa memberikan sentimen positif ke aset berisiko termasuk rupiah,” kata Ariston.

Ariston memperkirakan rupiah berpotensi tertekan ke arah 14.550 per dolar AS, dengan level support di kisaran 14.350 per dolar AS.

baca juga : Harga Emas Antam Tetap di Rp 938 Ribu per Gram

PT KONTAK PERKASA

Jelang Idul Adha, Muatan Kapal Ternak Pelni Terus Meningkat

KONTAK PERKASA FUTURES – Jelang hari raya Idul Adha 1441 H/2020, muatan hewan ternak sapi pada KM Camara Nusantara 1 terus meningkat. Kapal ternak ini dioperasikan oleh PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni. Terhitung hingga pertengahan Juli ini, muatan hewan ternak sapi pada kapal yang dioperasikan oleh Pelni mencapai 2.968 ekor.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero), Yahya Kuncoro menerangkan walaupun pandemi Covid-19 masih melanda, Pelni mencatat distribusi dan kebutuhan akan hewan ternak bakal terus meningkat.

“Pekan kedua Juli ini, KM Camara Nusantara 1 telah membawa 548 ekor sapi menuju Jakarta. Dari jumlah tersebut, 398 ekor sapi dibawa dari Kupang dan 150 ekor dibawa dari Waingapu,” terangnya, Senin (13/7/2020).

Yahya menambahkan, pada periode Agustus sampai dengan akhir tahun 2020, Manajemen menargetkan KM Camara Nusantara 1 mampu mengangkut hingga 3.850 ekor sapi. Target tersebut naik sebesar 24% dari realisasi pada periode yang sama di tahun 2019 yang sejumlah 2.891 ekor.

“Kami (Pelni) terus berusaha untuk memaksimalkan kapal ini guna memenuhi kebutuhan hewan ternak sapi di Indonesia,” tambah Yahya.

Kapal khusus ternak, KM Camara Nusantara 1, memiliki kapasitas hingga 550 hewan sapi dalam satu kali perjalanan dan melayani trayek Kupang – Waingapu – Tg. Priok – Cirebon – Kupang.

Kapal tersebut juga didukung dengan jadwal pelayaran yang tetap dan teratur (linier), sehingga dapat memberikan kepastian waktu bagi para pengguna jasa untuk mempersiapkan dan mengirimkan hewan ternaknya.

Sebagai informasi, pengguna jasa kapal ternak yang dioperasikan oleh Pelni ini adalah BUMN, BUMD, koperasi daerah, maupun badan hukum yang telah mendapatkan izin atau rekomendasi dari Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian dan Dinas Peternakan Daerah asal ternak.

Hadirnya kapal khusus ternak turut membantu menjaga kualitas hewan hingga pelabuhan tujuan. Hal tersebut karena kapal telah didesign dengan memperhatikan prinsip animal welfare yang dapat membantu meminimalkan penyusutan bobot ternak sebesar 8 – 10 persen serta mengurangi tingkat stress hewan selama masa pelayaran.

Hal ini berbeda saat hewan ternak diangkut dengan menggunakan kapal kargo. Cara muat dan bongkar hewan ternak ke atas kapal dapat membuat hewan stress dan mempengaruhi bobot hewan hingga lebih dari 13 persen.

BACA JUGA : Dunkin Donuts Tutup 450 Gerai Sampai Akhir Tahun

KONTAK PERKASA FUTURES

Sejak 14 Mei 2020, 1 Juta UMKM Mulai Jualan Online di Platform Digital

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Pemerintah beberapa bulan lalu merilis gerakan Bangga Buatan Indonesia, mengajak masyarakat menggunakan produk lokal sekaligus mendorong para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya secara online.

Pasalnya, penjualan produk secara online dianggap jadi solusi karena membuat bisnis lebih mampu bertahan di tengah kondisi pandemi.

Gerakan yang diluncurkan pada 14 Mei 2020 oleh Presiden Joko Widodo ini, menurut Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko, Marves Odo R.M Manuhutu, bertujuan untuk menambah jumlahV yang menjalankan bisnis secara digital.

Pasalnya, dari 60 jutaan UMKM di Indonesia, baru 13 persennya, atau 8 juta yang sudah terhubung dengan platform digital. Kebanyakan UMKM yang belum masuk ke platform digital adalah mereka yang berbisnis di luar kota-kota besar.

Odo kemudian menyebut, sejak gerakan Bangga Buatan Indonesia dirilis pertengahan Mei lalu, total sudah ada 1 juta pebisnis UMKM yang mulai menjual produknya secara online.

“Data terakhir, sudah ada 1 juta UMKM yang masuk ke digital, dari targetnya 2 juta hingga akhir tahun,” kata Odo.

Namun menurut Odo, dari 1 juta UMKM yang mulai masuk ke platform digital, kebanyakan masih pelaku bisnis yang berada di Pulau Jawa seperti di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, hingga Banten.

Untuk mempercepat pencapaian target UMKM yang masuk ke platform digital, pemerintah pun bekerja sama dengan sektor swasta, termasuk penyedia e-commerce maupun platform digital. Dalam hal ini salah satunya adalah TikTok.

Odo pun mengapresiasi langkah TikTok membantu UMKM untuk mempertahankan bisnisnya dengan masuk ke platform digital di tengah pandemi Covid-19.

“Kami mengapresiasi langkah mitra platform digital, termasuk TikTok, yang memberikan fitur khusus untuk mendukung program digitalisasi UMKM ini,” katanya.

Sekadar informasi, TikTok juga mengumumkan program Back-to-Business di berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Tujuannya mendukung UMKM untuk tetap memperluas bisnis dengan menggunakan platform digital di masa pandemi.

Melalui program ini, pelaku usaha akan memiliki kesempatan beriklan di TikTok dengan kredit sebesar USD 300 per UMKM untuk dipakai hingga 31 Desember 2020.

Syarat yang diajukan pun cukup mudah, salah satunya adalah memiliki akun TikTok Ads Manager dan memiliki izin usaha. Selanjutnya, pihak TikTok yang akan menentukan UMKM tersebut layak mendapatkan bantuan iklan USD 300 tersebut.

(Tin/Ysl)

BACA JUGA : Deretan Fakta Rapid Test Buatan Anak Bangsa, Harga Murah hingga Akurasi Tinggi

PT KONTAK PERKASA FUTURES