Harga Minyak Tergelincir karena Kekhawatiran Pemulihan Ekonomi Terhenti

PT KONTAK PERKASAHarga minyak turun pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi waktu Jakarta) di tengah kekhawatiran pemulihan ekonomi global yang terhenti. Selain itu, penurunan harga minyak juga dipengaruhi oleh langkah Libya yang siap untuk melanjutkan produksi.

Mengutip CNBC, Selasa (15/9/2020), harga minyak mentah Brent turun 35 sen atau 0,9 persen menjadi USD 39,48 per barel. Sementara harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS turun 7 sen atau 0,19 persen menjadi USD 37,26 per barel.

Kedua kontrak harga minyak ini berakhir lebih rendah minggu lalu dan membukukan pelemahan untuk selama dua pekan berturut-turut.

“Sebenarnya badai membuat produksi terhenti di Teluk Meksiko. Namun sepertinya pelaku pasar tidak peduli akan hal itu. Ini menunjukkan betapa buruk situasinya,” kata Direktur Mizuho, New York, Bob Yawger.

Badai Tropis Sally menguat di Teluk Meksiko, sebelah barat Florida, pada Minggu dan siap untuk menjadi badai kategori 2. Badai tersebut mengganggu produksi minyak untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari sebulan setelah Badai Laura melanda wilayah tersebut.

Biasanya harga minyak naik ketika produksi dihentikan, tetapi dengan pandemi virus Corona semakin parah, kekhawatiran permintaan mengemuka, sementara pasokan global terus meningkat.

Jalan menuju pemulihan permintaan bahan bakar global kemungkinan besar akan sulit, kata beberapa eksekutif industri migas.

″ Tingkat infeksi virus Corona meningkat lagi, ada penguncian lokal yang menghambat pertumbuhan ekonomi regional dan jumlah pengangguran gagal turun secara signifikan, “kata Tamas Varga dari PVM.

“Hal ini menyebabkan pertumbuhan permintaan minyak yang suram sehingga harga minyakpun terganggu,” jelas dia.

baca juga : Naik 4,1 Persen, Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 6.078 Triliun

PT KONTAK PERKASA

Petani Tembakau Minta Pemerintah Tunda Kenaikan Cukai di 2021

KONTAK PERKASA FUTURES – Pemerintah diminta untuk fokus pada kebijakan yang kondusif bagi petani tembakau dan industri hasil tembakau (IHT). Langkah menaikkan cukai akan memberatkan petani tembakau.

Kenaikan cukai akan memberikan dapak signifikan kepada petani tembakau karena akan mengurangi penyerapan dan juga kenaikan harga rokok yang mengancam keberadaan insdustri rokok kretek tangan. Karena itu, para petani tembakau mendesak pemerintah untuk mempertimbangkan ulang rencana kenaikan cukai rokok.

“Langkah menaikkan cukai secara serampangan akan mengakibatkan kehancuran bagi petani tembakau. Karena itu Gerbang Tani mendesak pemerintah untuk mempertimbangkan ulang rencana kenaikan cukai rokok,” ujar Sekretaris Jenderal Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan Indonesia (Gerbang Tani) Billy Arie dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sen

Lebih lanjut Billy menyampaikan, saat ini diperlukan adanya roadmap IHT. Dalam pembuatan road map IHT tersebut harus melibatkan semua pemangku kepentingan. Sebelum roadmap IHT rampung, pemerintah jangan mengeluarkan kebijakan baru.

“Kenaikan cukai berdampak langsung ke petani tembakau. Faktor pemulihan ekonomi akibat Covid-19 perlu menjadi dasar kebijakan cukai. Pemerintah jangan membuat kebijakan cukai yang makin memperparah situasi industri,” tuturnya.

Menurut Billy, saat ini kondisi petani tembakau di Indonesia mengalami tiga tantangan utama. Yakni, menurunnya pendapatan, risiko iklim yang tidak bisa dihindari, dan kurangnya teknologi yang dapat meningkatkan produktivitas.

“Kurangnya teknologi modern pada perkebunan tembakau yang biasanya berukuran kurang dari 2 hektare, berdampak pada sangat rendahnya level produktivitas di Indonesia,” papar dia.

Lebih lanjut Billy mengatakan, petani tembakau membutuhkan dukungan teknis. Kemampuan dan teknologi yang mereka gunakan akan memberdayakan para petani untuk menanam tembakau yang dapat digunakan sebagai sumber energi yang dapat diperbaharui atau untuk mengekstraksi nikotin untuk produk rokok elektrik, alih-alih untuk rokok konvensional. 

BACA JUGA : 75 Juta Pekerjaan akan Hilang di 2022, Apa Saja?

KONTAK PERKASA FUTURES

Masih Ada Kesempatan Indonesia jadi 5 Besar Ekonomi Dunia

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Menteri BUMN sekaligus Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) Erick Thohir menyatakan, kondisipertumbuhan ekonomi Indonesia masih lebih baik dari negara-negara G20 di tengah pandemi Covid-19.

Hal ini berbanding terbalik dengan negara di Asia Tenggara, Eropa dan Amerika yang memasuki masa krisis. Menurutnya, dengan adanya pandemi ini, mungkin saja peluang Indonesia masuk 5 besar ekonomi dunia jadi lebih besar.

“Ada data yang menggelitik, di 2024 nanti bukan tidak mungkin, dengan adanya pandemi ini, kita ada kesempatan menyusul (masuk ke 5 besar ekonomi dunia),” ujar Erick dalam acara Dies Natalis 63 Tahun Unpad secara virtual, Jumat (11/9/2020).

Erick mengibaratkan ‘kejar-kejaran’ pertumbuhan ekonomi antar negara di tengah pandemi seperti lomba siput.

“Semuanya lambat, tapi alhamdulillah, selambat-lambatnya kita masih bisa masuk 5 besar ekonomi dunia di tahun 2024,” ujarnya.

Erick bilang, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tidak ambles seperti negara lain disebabkan oleh kebijakan Presiden Joko Widodk untuk tidak menerapkan lockdown.

Oleh karena itu, pihaknya berharap pertumbuhan ekonomi Indonesia di akhir tahun bisa lebih baik, apalagi proyeksi pertumbuhan ekonomi lembaga internasional seperti Bank Dunia dan Asian Development Bank (ADB) terhadap Indonesia di tahun 2021 mencapai 4,5 persen hingga 5 persen.

“Oleh karena itu kita harap kuartal III dan IV atau akhir tahun paling tidak kita bisa 0 persen atau plus sedikit, kalo minus pun jangan kebanyakan,” tuturnya.

baca juga : Wall Street Turun Terpukul Saham Teknologi

PT KONTAK PERKASA FUTURES

Harga Emas Balik ke Level Tertinggi, Naik 28 Persen Sepanjang Tahun Ini

PT KONTAK PERKASA – Harga emas naik ke level tertinggi dalam hampir seminggu pada perdagangan Rabu (Kamis waktu Jakarta), karena dolar melemah dan kekhawatiran atas penundaan pengembangan vaksin virus corona mendorong investor untuk berinvestasi di logam safe-haven ini.

Dikutip dari CNBC, Kamis (10/9/2020), harga emas di pasar spot naik 0,7 persen menjadi USD 1.945,20 per ounce, penghapus penurunan harga di sesi awal perdagangan. Sedangkan harga emas berjangka AS ditutup naik 0,6 persen menjadi USD 1.954,90.

“Kami melihat beberapa retakan pada dolar setelah Bank Sentral Eropa melukiskan sedikit gambaran yang cerah dan harga emas bergerak lebih tinggi,” kata Bob Haberkorn, Ahli Strategi Pasar Senior di RJO Futures.

Nilia tukar dolar AS turun 0,2 persen setelah Bloomberg melaporkan pertumbuhan ECB dan proyeksi inflasi yang akan dipublikasikan pada hari Kamis hanya akan menunjukkan sedikit perubahan dibandingkan dengan perkiraan bank pada bulan Juni.

Anggota dewan ECB Isabel Schnabel mengatakan sebelumnya bahwa perkembangan ekonomi sejak Juni secara luas sejalan dengan ekspektasi bank sehingga baseline bank masih dipertahankan.

Sementara itu, uji coba global vaksin COVID-19 eksperimental AstraZeneca dijeda karena penyakit yang tidak dapat dijelaskan pada peserta penelitian.

Berita penundaan ini mungkin secara tidak langsung mendukung lonjakan harga emas, karena bisa menyebabkan perlambatan ekonomi yang berkepanjangan dan ekspektasi lebih lanjut dari stimulus fiskal, seperti dikatakan Analis Saxo Bank, Ole Hansen.

Pandemi telah memaksa bank sentral utama untuk memberikan stimulus besar-besaran, membantu kenaikan harga emas sekitar 28 persen sepanjang tahun ini karena dianggap sebagai instrumen lindung nilai terhadap potensi penurunan nilai mata uang dan inflasi.

“Tapi reli harga emas ini tampaknya rapuh,” kata Haberkorn. “Dari sudut pandang teknis, kami membutuhkan harga emas untuk ditutup di atas USD 1.950 agar bull mengambil kendali.”

Di tempat lain, harga platinum naik 1,5 persen menjadi USD 914,58 per ounce. Pada Selasa, Dewan Investasi Platinum Dunia mengubah perkiraannya untuk pasar pada 2020 dari surplus menjadi defisit.

Harga perak naik 0,4 persen menjadi USD 26,81. Sementara harga paladium datar di USD 2,275.47.

BACA JUGA : IHSG Ambruk di Bawah 5.000 Akibat Pengumuman PSBB Jakarta

PT KONTAK PERKASA

Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian pada 8 September 2020

KONTAK PERKASA FUTURES – Harga jual emas di PT Pegadaian (Persero) terpantau turun pada perdagangan Selasa (8/9/2020). Hal ini juga seiring menurunnya harga emas yang dijual oleh Antam.

PT Pegadaian (Persero) menjual empat jenis emas, emas Antam, Antam Retro, Antam Batik dan emas UBS.

Untuk lebih jelasnya, simak daftar lengkap harga jual emas di PT Pegadaian (Persero) per 8 September 2020 :

Harga Emas Antam

Pecahan 0,5 gram: Rp 557.000

Pecahan 1,0 gram: Rp 1.063.000

Pecahan 2,0 gram: Rp 2.084.000

Pecahan 3,0 gram Rp 3.116,000

Pecahan 5,0 gram Rp 5.181.000

Pecahan 10,0 gram: Rp 10.315.000

Pecahan 25,0 gram: Rp 25.772.000

Pecahan 50,0 gram: Rp 50.448.000

Pecahan 100,0 gram: Rp 100.408.000

Pecahan 250,0 gram: Rp 248.110.000

Pecahan 500,0 gram: Rp 496.001.000

Pecahan 1000,0 gram: Rp 992.002.000

Harga Emas Antam Retro

Pecahan 0,5 gram: Rp 492.000

Pecahan 1,0 gram: Rp 983.000

Pecahan 2,0 gram: Rp 1.966.000

Pecahan 3,0 gram: Rp 2.948.000

Pecahan 5,0 gram: Rp 4.913.000

Pecahan 10,0 gram: Rp 9.826.000

Pecahan 25,0 gram: Rp 24.564.000

Pecahan 50,0 gram: Rp 49.127.000

Pecahan 100,0 gram: Rp 98.252.000

Harga Emas Antam Batik

Pecahan 0,5 gram: Rp 615.000

Pecahan 1,0 gram: Rp 1.189.000

Harga Emas UBS

Pecahan 0,5 gram: Rp 545.000

Pecahan 1,0 gram: Rp 1.028.000

Pecahan 2,0 gram: Rp 2.028.000

Pecahan 5,0 gram: Rp 5.121.000

Pecahan 10,0 gram: Rp 10.034.000

Pecahan 25,0 gram: Rp 25.236.000

Pecahan 50,0 gram: Rp 50.003.000

Pecahan 100,0 gram: Rp 99.468.000

Pecahan 250,0 gram: Rp 248.035.000

Pecahan 500,0 gram: Rp 496.111.000

Pecahan 1000,0 gram: Rp 978.187.000.

Reporter: Erna Sulistyowati

BACA JUGA : Prediksi Harga Emas di Pekan Ini Akan Kembali Meroket

KONTAK PERKASA FUTURES

Bursa Saham Asia Melemah Dipicu Meningkatnya Ketegangan AS-China

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Bursa saham di Asia melemah pada perdagangan Senin pagi karena ketegangan antara Washington dan Beijing meningkat.

Dikutip dari CNBC, Senin (7/9/2020), di Jepang, Nikkei 225 merosot 0,47 persen pada awal perdagangan. Sementara indeks Topix turun 0,17 persen. Indeks saham Kospi di Korea Selatan bergerak datar.

Di Australia, S&P/ASX 200 diperdagangkan 0,7 persen lebih rendah. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia kecuali Jepang sedikit berubah.

Investor akan mengamati saham Semiconductor Manufacturing International Corporation (SMIC), produsen semikonduktor terbesar di China, setelah juru bicara Departemen Pertahanan mengatakan pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan untuk memberlakukan pembatasan ekspor pada perusahaan tersebut.

SMIC dipandang sebagai pemain penting dalam ambisi China untuk mengembangkan industri semikonduktor domestiknya.

Tindakan potensial oleh Washington, yang pertama kali dilaporkan oleh Reuters, akan menandai peningkatan besar dalam pertempuran teknologi antara AS dan China.

Sementara itu, harga minyak turun pada pagi hari jam perdagangan Asia. Patokan internasional minyak mentah berjangka Brent turun 2,04 persen menjadi USD 41,79 per barel.

Sedangkan harga minyak mentah berjangka AS turun 2,14 persen menjadi USD 38,92 per barel.

BACA JUGA : Jangan Sampai Kelewatan, Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 7 Ditutup Siang Ini

PT KONTAK PERKASA FUTURES

IHSG Dibuka Melemah, Seluruh Sektor Memerah

KONTAK PERKASA FUTURES – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memerah pada pembukaan perdagangan di akhir pekan ini. Seluruh sektor saham tampak memerah.

Pada pembukaan Jumat (4/9/2020), IHSG melemah 33,9 poin atau 0,64 persen ke posisi 5.246,9. Sementara indeks saham LQ45 juga menguat 0,23 persen ke posisi 844,37.

Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.280,76. Sedangkan terendah 5.245,95.

Hanya 9 saham menguat sehingga tak mampu mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 69 saham melemah dan 19 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 1.684  kali dengan volume perdagangan 40,7 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 18,5 miliar.

Tercatat, investor asing membeli saham di pasar mencapai Rp 1,5 miliar. Sedangkan nilai tukar rupiah berada di 14.745 per dolar AS.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG seluruhnya memerah. Saham aneka industri anjlok 1,16 persen dan sektor keuangan susut 1,09 persen.

Saham-saham IHSG yang menguat antara lain, SOT naik 9,62 persen ke Rp 228 per lembar saham. Kemudian CSMI naik 9,26 persen ke Rp 236 per saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah antara lain KBAG turun 7 persen ke Rp 93 per lembar saham, DEAL yang turun 6,93 persen ke Rp 94 per lembar saham.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Kamis pekan ini. Sebanyak 137 saham menguat namun tak mampu mendorong IHSG ke zona hijau.

Pada penutupan perdagangan saham, Kamis(3/9/2020), IHSG ditutup anjlok 31,15 poin atau 0,59 persen ke posisi 5.280,81. Sementara, indeks saham LQ45 juga turun 1 persen ke posisi 834,73.

Selama perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.331,16 dan terendah 5.242,17.

Sebanyak 137 saham menguat namun tak mampu mendorong IHSG ke zona hijau. Sementara 306 saham melemah dan 148 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham normal. Total frekuensi perdagangan saham 678.656 kali dengan volume perdagangan 16,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8,5 triliun.

Investor asing jual saham Rp 787,5 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.669.

Dari 10 sektor saham pembentuk IHSG, hanya satu sektor yang menguat yaitu perdagangan yang naik 0,41 persen.

Sedangkan sektor yang melemah pimpin oleh aneka industri yang merosot 2,03 persen. Kemudian disusul sektor infrastruktur yang turun 1,34 persen dan sektor konstruksi turun 0,99 persen.

Saham yang menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau antara lain AISA yang naik 34,31 persen ke Rp 184 per lembar saham. Kemudian INTD yang naik 34,29 persen ke Rp 188 per lembar saham dan INPS yang naik 21,21 persen ke Rp 1.600 per lembar saham.

Saham yang melemah antara lain PURE yang turun 7 persen ke Rp 186 per lembar saham, ARKA melemah 6,98 persen ke Rp 160 per lembar saham dan FIRE turun 6,85 persen ke Rp 136 per lembar.

BACA JUGA : Sektor Pertanian Jadi Andalan untuk Pulihkan Ekonomi Nasional

KONTAK PERKASA FUTURES

Ayo Ajarkan 5 Hal Penting Ini biar Anak Melek Keuangan

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Mungkin tidak pernah ada kesempatan yang lebih baik daripada sekarang untuk mengajari anak-anak tentang uang.

Peluang, saat banyak orang tua menghabiskan lebih banyak waktu dengan anak-anak usai sekolah ditutup dan diterapkannya sekolah virtual imbas pandemi virus corona. 

Dengan jutaan orang yang harus ter-PHK sehingga menganggur, orang tua mungkin juga kesulitan secara finansial dan tidak tahu bagaimana menangani masalah ini dengan anak-anak mereka.

Namun, berbicara tentang kesehatan finansial sama pentingnya dengan membahas kesehatan fisik dan emosional. 

Untuk memecahkan masalahnya, melakukan pendekatan dan berdiskusi langsung dengan anak-anak Anda, tetapi tidak membahas “detail” dari masalah keuangan Anda.

Melansir dari CNBC, Kamis (3/9/2020) berikut 5 pelajaran penting tentang uang untuk diajarkan kepada anak-anak Anda saat ini.

1. Kebutuhan vs. keinginan

Jika Anda memotong anggaran, melihat apa yang perlu dan apa yang tidak, jelaskan kepada anak Anda apa yang Anda lakukan dan mengapa. 

Membedakan antara kebutuhan dan keinginan akan membantu mereka membangun kebiasaan belanja yang cerdas.

Bahkan jika situasi keuangan tidak berubah karena pandemi, kemungkinan Anda mengenal seseorang yang sedang berjuang atau mengurangi pengeluaran.

Tanyakan kepada anak-anak apakah mereka tahu ada yang dikurangi dan jika demikian, apa yang keluarga-keluarga itu ubah. Ini saran dari Tom Henske, perencana keuangan bersertifikat dengan Penasihat Lenox yang berbasis di New York.

“Anak-anak terkadang sangat jeli,” katanya.

2. Bagaimana menghasilkan uang

Dengan lanskap pekerjaan yang berubah untuk remaja, pekerjaan normal mungkin tidak tersedia. “Tetapi ada juga peluang untuk menjadi wirausaha,” kata Henske, yang mengembangkan dan menjalankan program anak-anak uang pintar dari perusahaannya.

Anda bahkan dapat mendorong anak-anak untuk memikirkan tentang cara menghasilkan uang. Ini bisa apa saja mulai dari menyapu daun dan memotong rumput hingga perawatan anak dan bimbingan, terutama dengan begitu banyak orang tua yang mencoba menyulap pekerjaan dan anak-anak mereka yang lebih kecil.

“Para orang tua khawatir anak-anak mereka tidak akan mendapatkan tahun yang bagus di sekolah,” kata Henske. “Mereka mencari beberapa pekerjaan tambahan.”

3. Bayar diri sendiri dulu

Begitu mereka mulai menghasilkan uang, pastikan anak-anak Anda tahu untuk mulai menyisihkan sebagian dari uang itu.

Mereka akan belajar disiplin dan bagaimana menghargai diri mereka sendiri dan tujuan mereka. Ajari anak-anak bahwa menabung sama dengan kebebasan. Ketika menabung, Anda memiliki kebebasan untuk melakukan banyak hal yang berbeda.

Orang tua berusaha mencoba menjadi panutan yang baik. Jika Anda menghabiskan lebih sedikit uang selama pandemi dengan tidak pergi makan malam, bepergian atau membayar hal-hal seperti penitipan anak, sisihkan uang itu dan beri tahu anak-anak apa yang Anda lakukan.

4. Belanjakan lebih sedikit dari yang diperoleh

Meskipun ini sejalan dengan menabung, penting untuk menanamkan pada anak-anak pentingnya tidak mengeluarkan uang berlebihan. Menciptakan kebiasaan sejak dini dapat menjadi kebiasaan bagi anak-anak ketika mereka sudah besar.

Itu hanya soal kebiasaan bahwa Anda menabung dan membelanjakan lebih sedikit daripada yang Anda peroleh. Jika mereka bisa melakukannya dengan uang pertama yang mereka peroleh, mereka akan ditetapkan. 

5. Berinvestasi

Menyimpan uang itu penting, tetapi investasi adalah cara yang bagus untuk benar-benar menumbuhkan uang Anda dalam jangka panjang, kata Mackara.

Ajari anak-anak Anda semuda mungkin manfaat dari investasi majemuk, yang pada dasarnya adalah bunga untuk mendapatkan bunga.

Bicarakan tentang sepatu yang mereka kenakan atau permainan yang mereka mainkan dan hubungkan dengan perusahaan yang membuat produk.

Anak-anak Anda juga dapat melakukan simulasi perdagangan saham melalui permainan pasar saham Yayasan SIFMA atau mengikuti permainan fantasi Bursa Efek London .

Meskipun hidup mungkin tampak sibuk dan membebani saat ini, akan bermanfaat untuk melakukan percakapan ini dengan anak-anak Anda.

“Kami [mungkin] melihat ke belakang dua tahun dari sekarang dan menyadari bahwa kami telah menyia-nyiakan banyak waktu untuk hal-hal yang kami anggap penting dan sebenarnya tidak, yang merugikan hal-hal yang penting.”

Reporter: Erna Sulistyowati

baca juga : Wall Street Menguat Tajam, S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Tetinggi

PT KONTAK PERKASA FUTURES

8 Perusahaan Beraset di Atas Rp 250 Miliar Antri IPO di BEI

PT KONTAK PERKASA – Sebelumnya, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (6/8/2020) kemarin kembali kedatangan tamu baru, yakni PT Sunindyo Adipersada Tbk. Emiten berkode saham TOYS ini menjadi perusahaan tercatat ke-34 sepanjang 2020 ini.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Nyoman Gede Yetna melaporkan, saat ini masih ada 14 perusahaan lagi yang antri untuk melakukan pencatatan perdana saham (Initial Public Offering/IPO) hingga akhir 2020.

“Selain itu masih terdapat 14 perusahaan yang berencana akan melakukan pencatatan saham di BEI dan bergerak pada beberapa sektor,” kata Nyoman dalam pesan tertulisnya kepada awak media, Jumat (7/8/2020).

Dari jumlah tersebut, Nyoman menyampaikan, sebanyak 8 calon emiten tersebut tergolong sebagai perusahaan besar. Pengkategorian ini dihitung berdasarkan skala aset sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) 53, dimana perusahaan besar memiliki aset di atas Rp 250 miliar.

“Sedangkan untuk 14 perusahaan di dalam pipeline BEI dapat dikategorikan dengan rincian berikut: 8 perusahaan besar (aset di atas Rp 250 miliar), 6 perusahaan menengah (aset Rp 50 miliar-250 miliar),” jelas Nyoman.

BACA JUGA : Pasar Modal Indonesia Himpun Dana Rp 75 Triliun sampai 1 September 2020

PT KONTAK PERKASA

Naik 10 Persen, Uang Beredar di Juli 2020 Capai Rp 6.567,7 Triliun

KONTAK PERKASA FUTURES –  Bank Indonesia (BI) melaporkan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) meningkat pada Juli 2020. Hal ini didukung komponen uang beredar dalam arti sempit (M1) dan uang kuasi. 

Posisi M2 pada Juli 2020 tercatat Rp6.567,7 triliun atau meningkat 10,5% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 8,2 persen (yoy).

“Pertumbuhan M1 tercatat sebesar 13,1 persen (yoy) pada Juli 2020, lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada Juni 2020 sebesar 8,2 persen (yoy), didorong oleh peningkatan uang kartal dan giro Rupiah,” ungkap Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko dikutip dari laman BI, Senin (31/8/2020).

Pertumbuhan uang kuasi juga meningkat, dari 8,1 persen (yoy) pada bulan sebelumnya menjadi 9,7 persen (yoy) pada Juli 2020.

Sementara itu, surat berharga selain saham tumbuh 4,9 persen (yoy) pada Juli 2020, lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 31,4 persen (yoy).

Berdasarkan faktor yang memengaruhi, peningkatan uang beredar pada Juli 2020 disebabkan oleh kenaikan aktiva luar negeri bersih. Peningkatan aktiva luar negeri bersih tercatat sebesar 17,6 persen (yoy) pada Juli 2020, lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan pada Juni 2020 sebesar 12,1 persen (yoy).

“Penyaluran kredit pada Juli 2020 tercatat tumbuh stabil 1,0 persen (yoy),” kata dia.

Sementara itu, keuangan pemerintah tumbuh positif, meskipun mengalami perlambatan yang tercermin pada pertumbuhan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat yang melambat dari 43,0 persen (yoy) pada Juni 2020 menjadi 40,8 persen (yoy) pada Juli 2020.

BACA JUGA : Rupiah Menguat Ditopang Turunnya Permintaan Valas

KONTAK PERKASA FUTURES