Peta Banjir di Google Maps Ini Ternyata Tak Akurat, Google Beri Penjelasan

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Banjir yang menggenang Jakarta dan sekitarnya sejak dini hari, Selasa (25/2/2020), membuat warganet berbagi informasi terkini seputar kondisi banjir. Salah satunya lewat Google Maps dengan tautan https://gogl.ink/banjir.

Namun sayangnya, tautan Google Maps (lewat fitur Google My Maps) yang tersebar di media sosial atau aplikasi pesan instan itu tidak sepenuhnya akurat dan real-time

Feliciana Wienathan, Product Communications Manager, Google Indonesia, mengungkapkan tautan tersebut berbeda dengan Google Maps biasa. Google My Maps seperti dokumen yang bisa diperbarui bersama.

https://gogl.ink/banjir ini berbeda dengan Google Maps biasa. Google My Maps seperti dokumen yang di-update bersama (seperti cara kerja Google Docs), di mana pengguna membuat custom maps dan bisa berbagi akses ke dokumen tersebut untuk bersama memperbarui custom maps itu,” ujar Felicia kepada Tekno Liputan6.com melalui pesan singkat, Selasa (25/2/2020).

Dengan demikian, peta yang menampilkan visual kondisi banjir itu rentan diperbarui oleh pengguna yang tidak memiliki informasi secara real-time

Untuk meluruskan hal ini, ia menyarankan pengguna untuk memantau kondisi banjir terkini dari sumber yang resmi.

http://smartcity.jakarta.go.id/maps ini resmi dari Jakarta Smart City untuk memantau area di Jakarta,” ucap Felicia memungkasi.

Untuk diketahui, dengan fitur Google My Maps, pengguna bisa dengan mudah membuat peta khusus sesuai kebutuhan.

Kamu juga bisa mengizinkan teman untuk melihat dan mengedit peta buatan kamu, atau membagikannya ke media sosial.

BACA JUGA : Pasar Saham Global Masih Terguncang Wabah Virus Corona

PT KONTAK PERKASA FUTURES

HTC Ungkap Headset VR Baru Bernama Project Proton

PT KONTAK PERKASA –  Beberapa tahun belakangan ini, HTC memang sudah tidak secara spesifik meluncurkan seri smartphone baru.

Saat ini, perusahaan asal Taiwan tersebut lebih fokus mengerjakan produk perangkat virtual reality (VR). Salah satunya proyek headset VR bernama Project Proton.

Tidak seperti headset VR yang sudah ada di pasaran saat ini, Project Proton milik HTC ini lebih menyerupai kacamata ski atau untuk menyelam.

Dilansir dari Ubergizmo, Senin (24/2/2020), HTC akan meluncurkan dua versi headset VR dengan bentuk yang berbeda.

Bentuk yang pertama mengusung bentuk desain all-in-one, yang mana memiliki layar di depan dan unit hardware-nya di bagian belakang headset VR buatan HTC ini.

Lebih lanjut, headset VR kedua yang diumumkan HTC ini akan lebih mirip dengan sebuah kacamata–cek gambar di atas.

Dengan desain ini, pengguna dapat menggunakan perangkat mereka sendiri, entah itu smartphone atau mungkin sebuah PC.

Walau mengurangi berat headset di kepala, masih belum diketauhi bakal senyaman apaheadset VR ini saat dipasang–mengingat bakal direpotkan dengan kabel dan semacamnya.

Sayangnya, Project Proton milik HTC ini masih sebatas konsep. Perusahaan sendiri hingga kini masih belum mengembangkan versi prototipe headset VR tersebut di lab mereka.

“Project Proton merupakan prototipe kacamata XR yang stylish untuk di masa depan dari lini HTC Vive. Kami berharap ada feedback dari masyarakat saat kami mengerjakan produk ini,” ucap pihak HTC.

(Fitriah Nurul/Ysl)

BACA JUGA : Jepang Kritik Proposal Pajak Digital AS

PT KONTAK PERKASA

Indonesia-Singapura Teken Kerja Sama Penghindaran Pajak Berganda

PT KONTAK PERKASA – Pertemuan Presiden Singapura Halimah Yacob dam Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghasilkan sejumlah kesepakatan kerjasama. Salah satunya yakni, berhasil disepakatinya perjanjian persetujuan penghindaran pajak berganda atau tax treaty.

Hal itu disampaikan Jokowi usai mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Halimah di Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat, Selasa (4/2/2020). Kesepakatan ini diteken oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dan delegasi dari Singapura.

“Saya sangat puas dengan kemajuan kerjasama kita antara lain ditandatanganinya, yang pertama selesainya negoisasi perjanjian persetujuan penghindaran pajak berganda,” kata Jokowi.

Tax treaty ditujukan untuk menentukan alokasi hak pemajakan dari suatu transaksi yang terjadi antara negara sumber (negara tempat sumber penghasilan berasal) dan negara domisili (negara tempat wajib pajak tinggal atau menetap).

Tax treaty ditujukkan untuk menghindari pajak berganda yang akan membebani dunia usaha, meningkatkan investasi asing, hingga meningkatkan sumber daya manusia (SDM).

Selain itu, Indonesia dan Singapura telah meneken kerjasama penegakan hukum kepabeanan antara Direktorat Jenderal Bea Cukai dengan Singapore Police Costguard.

Kedua negara juga menyepakati penerapan rising fellowship program, yang akan memberikan pelatihan kepada sejumlah kepala daerah dari Indonesia.

“Yang keempat telah disepakatinya perpanjangan repurchase, agreement pada November 2019 antara Bank Indonesia dengan monetery authority of Singapore,” jelas Jokowi.

Selanjutnya, Indonesia dan Singapura sepakati realisasi dan penguatan kerjasama dalam pelatihan industri 4.0. Dalam pertemuan itu, Jokowi mengatakam kedua negara turut membahas kerjasama di bidang investasi dan pengembangan sumber daya manusia.

“Singapura adalah negara sumber investasi terbesar di Indonesia sejak 2014. Saya sangat menghargai komitmen Singapura untuk terus melanjutkan kerjasama investasi termasuk proyek infrastruktur di Indonesia,” tuturnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku senang atas kunjungan pertama Halimah Yacob ke Indonesia. Jokowi menyebut bahwa Singapura adalah tetangga dekat Indonesia, dan diharapkan hubungan kedua negara akan semakin kokoh dan erat.

“Hubungan erat yang telah kita bangun bukan hanya di bidang ekonomi tapi juga hubungan antar masyarakat,” ucap dia.

Sejumlah menteri tampak mendampingi Jokowi menyambut kunjungan Halimah ke Indonesia. Mereka antara lain, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, hingga Menteri Keuangan Sri Mulyani.

BACA JUGA : Virus Corona Masih Bayangi Gerak Rupiah Hari Ini

PT KONTAK PERKASA

Akibat Virus Corona, Investasi China ke Indonesia Berpotensi Turun

PT KONTAK PERKASA –  Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan virus corona dapat menghambat realisasi investasi dari China jika tak tertangani hingga berbulan-bulan.

“Kalau ini bertahan terus sampai 2 bulan, 3 bulan otomatis ada dampaknya,” kata Bahlil di Wisma Antara, Jakarta Pusat, Senin (3/2).

Perlu kajian lebih dalam kata Bahlil untuk mengetahui dampak dari virus corona terhadap investasi. Saat ini pihaknya pun sedang melakukan perhitungan.

Tetapi sejauh ini memang belum ada dampak virus corona secara langsung. “Sampai sekarang belum ada,” ucap Bahlil.

Dia menambahkan, bukan hanya Indonesia yang terdampak akibat virus corona. Beberapa negara pun ikut terdampak baik secara langsung maupun tidak langsung.

Reporter: Anisyah Al Faqir

Sumber: Merdeka.com

BACA JUGA : Dampak Virus Corona Langsung Terlihat di Kuartal I 2020

PT KONTAK PERKASA

Pemerintah Putuskan Biaya Haji di 2020 Tak Naik

KONTAK PERKASA FUTURES –  Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama dan Komisi VIII DPR RI menyepakati besaran rata-rata Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Tahun 1441H/2020M atau biaya yang dibayar langsung oleh jemaah sebesar Rp 35.235.602.

“Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 1441H/2020M sama dengan Bipih tahun sebelumnya,” tandas Menteri Agama Fachrul Razi seperti dikutip dari laman Setkab.go.id, Jumat (31/1/2020).

Menurut Menag, Bipih yang dibayarkan oleh jemaah haji mencakup biaya penerbangan, akomodasi di Makkah (SAR9,71), dan living cost sebesar SAR1500. Meski tidak naik, kata Menag, ada sejumlah peningkatan pelayanan.

Peningkatan tersebut antara lain bertambahnya jumlah makan di Makkah sebanyak 10 kali, yaitu dari 40 kali pada 1440H/2019M, menjadi sebanyak 50 kali pada 1441H/2020M.

Selanjutnya, layanan akomodasi di Makkah dan Armina dengan sistem zonasi berdasarkan embarkasi. Ketiga, menu konsumsi dengan cita rasa Nusantara sesuai zonasi penempatan dan asal jemaah.

“Dan biaya visa sebesar SAR300 untuk setiap jemaah sudah termasuk dalam Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1441H/2020M dan tidak dibebankan kepada jemaah secara terpisah,” imbuh Menag. Menag menambahkan, persetujuan BPIH oleh DPR RI dan Pemerintah merupakan salah satu bagian krusial dari siklus penyelenggaraan haji.

Menurutnya, pengesahan ini akan menjadi dasar bagi Presiden untuk menetapkan BPIH sebagaimana termaktub dalam Pasal 48 UU No. 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

Di situ diatur bahwa besaran BPIH ditetapkan oleh Presiden atas usul Menteri setelah mendapat persetujuan DPR RI.

BACA JUGA : Uang Beredar di Desember 2019 Capai Rp 6.138,3 Triliun

KONTAK PERKASA FUTURES

Kinerja Industri Keuangan Indonesia Selama 2019 Masih Positif

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja industri keuangan Indonesia sepanjang 2019 masih positif. Padahal di dunia tengah dihadapkan sentimen negatif seperti salah satunya resiko perang dagang AS-China.

Ekonom Bank Danamon Wisnu Wardhana mengatakan, kinerja positif industri jasa keuangan masih berkinerja postif terlebih kalau dibandingkan dengan negara-negara lain.

“Hal ini tentu tidak lepas dari fungsi pengawasan dari OJK yang telah memperkuat penerapan manajemen risiko serta mendorong peningkatan daya saing, melalui berbagai kebijakan yang diterbitkan,” kata dia kepada wartawan di Jakarta, Kamis, (30/1/2020).

Di tengah tekanan perekonomian global, kredit perbankan 2019 tumbuh di 6,08 persen (yoy) ditopang oleh sektor konstruksi yang tumbuh 14,6 persen (yoy) dan rumah tangga 14,6 persen (yoy). Sejalan dengan itu, kredit investasi meningkat 13,2 persen (yoy) yang menunjukkan potensi pertumbuhan sektor riil ke depan.

Pertumbuhan kredit ini diikuti dengan profil risiko kredit yang terjaga. Rasio Non-Performing Loan gross perbankan tercatat rendah sebesar 2,5 persen dan NPL net 1,2 persen. Capital Adequacy Ratio perbankan mencapai 23,3 persen, dengan likuiditas atau LDR 93,6 persen.

Sementara Net Interest Margin (NIM) tercatat turun menjadi 4,9 persen dari 5,1 persen di 2018 dan rata-rata suku bunga kredit turun dari 10,8 persen di akhir 2018 menjadi 10,5 persen di akhir 2019.

“Pengawasan yang telah berjalan dengan semakin baik oleh OJK perlu diperkuat oleh komunikasi yang efektif dengan mitra yang tengah diawasi, agar dapat bersama-sama membangun industri perbankan/sektor keuangan yang memiliki daya saing setingkat global,” ungkap Wisnu.

Sementara itu, industri keuangan nonbank juga tetap menjaga kualitas pertumbuhannya. Sepanjang 2019, premi asuransi komersial yang dikumpulkan mencapai Rp281,2 triliun tumbuh 8,0 persen (yoy), dengan premi asuransi jiwa sebesar Rp179,1 triliun tumbuh 4,1 persen (yoy) serta premi asuransi umum/ reasuransi sebesar Rp102,1 triliun.

Sementara tingkat permodalan industri asuransi juga masih sangat kuat, terlihat dari Risk-Based Capital industri asuransi umum dan asuransi jiwa masing-masing sebesar 345,35 persen dan 789,37 persen, jauh lebih tinggi dari threshold 120 persen.

Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia (DAI) Dadang Sukresna menyebutkan, kinerja industri asuransi masih baik. Meskipun ada masalah di beberapa perusahaan asuransi belakangan ini, namun lebih disebabkan oleh tata kelola di internal perusahaan yang tidak berjalan dengan baik.

“Intinya adalah pihak otoritas (OJK) itu sudah mengatur berbagai macam tata kelola yang baik, itu sudah ada aturannya. Perusahaan asuransi lain yang sekarang memiliki produk yang sama, selama aturan tata laksana itu dilakukan dengan baik, itu tidak masalah,” jelas dia.

Adapun kinerja perusahaan pembiayaan pada 2019 tetap tumbuh positif sebesar 4,5 persen, dengan risiko kredit NPF terpantau stabil rendah sebesar 2,40 persen (gross) dan 0,45 persen (net). Demikian juga dengan Gearing Ratio perusahaan pembiayaan yang terbilang masih rendah, yaitu sebesar 2,61 kali.

Sedangkan di pasar modal, OJK terus secara aktif mendorong perusahaan-perusahaan berskala menengah untuk mendapatkan sumber pembiayaan melalui pasar modal.

Usaha ini membuahkan hasil terlihat dari penghimpunan dana melalui penawaran umum di pasar modal pada 2019 mencapai Rp166,8 triliun dan 60 emiten baru.

Angka ini menjadi pertumbuhan emiten tertinggi di ASEAN dan nomor 7 di dunia. Total dana kelolaan investasi di Pasar Modal di 2019 juga meningkat dari Rp745,77 triliun (2018) menjadi Rp806,86 triliun.

BACA JUGA : Gubernur BI Yakinkan Investor Tanam Modal di Indonesia

PT KONTAK PERKASA FUTURES

3 Persoalan bagi Perkembangan Startup di Indonesia

PT KONTAK PERKASA –  Startup accelerator Digitaraya menggelar acara bertajuk Digitaraya Impact 2020 yang merupakan program awal Digitaraya sepanjang tahun ini. Pada acara ini dibahas kisah sukses alumni startup di jaringan Digitaraya, keynote speech, serta insight dari mitra Digitaraya dan prospek investasi bagi startup di Indonesia untuk tahun 2020.

Acara ini menghadirkan Managing Director Digitaraya, Nicole Yap; Deputi Akses Permodalan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Fadjar Hutomo; Head of Developer Relations and Startup Ecosystem in Asia, Africa, and the Middle East, Google, Sebastian Trzcinski-Clément; Partner, McKinsey & Company, Sonia Barquin; Executive Director, UBS Indonesia, Riaz Hyder; Chief Food Officer, Gojek Group, Catherine Hindra; COO, Tokopedia, Melissa Siska Juminto; serta CSO, Traveloka, Joydeep Chakraborty.

“Ekosistem startup di Indonesia telah berkembang sangat pesat pada satu dekade ini, banyak sekali startup lokal menghadirkan inovasi solutif untuk men-disrupt industri dan memainkan peranan penting yang memudahkan kehidupan keseharian masyarakat,” ujar Nicole Yap, Managing Director Digitaraya dalam keterangannya.

Digitaraya, lanjut Nicole, “hadir sebagai startup-hub kelas dunia di Indonesia untuk mendukung dan mengembangkan startup baru dalam mencapai tingkatan berikutnya dalam pertumbuhan bisnis mereka.”

Sementara itu, Fadjar Hutomo, Deputi Akses Permodalan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengungkapkan, “Ada tiga persoalan bagi perkembangan startup di Indonesia, yakni kebutuhan SDM mumpuni, peranan mentor yang bisa membimbing, dan funding yang bisa memberikan dorongan. Di sinilah pentingnya peran sebuah startup hub seperti Digitaraya. Saya sangat mengapresiasi dan berterimakasih pada Digitaraya atas inisiatif yang diberikan yang membantu kami (pemerintah) menyelesaikan persoalan dan mempersiapkan masa depan ekonomi Indonesia.”

Digitaraya telah merancang dan mengeksekusi berbagai program untuk membantu mendorongstartup baru di Indonesia melalui kemitraan dengan Google, UBS, Mckinsey & Company, Go-Jek Indonesia, dan masih banyak lagi. 

Sepanjang tahun 2019, Digitaraya telah membantu lebih dari 73 startup baru dari 12 negara untuk mencapai tingkat pertumbuhan berikutnya pada bisnis mereka, yang telah berhasil menggalang dana akumulatif senilai USD 78 juta. Lebih lanjut, Digitaraya juga telah membuka lebih dari 2.400 lapangan pekerjaan dan telah membimbing lebih dari 120 entrepreneur di jaringannya.

“Banyak startup baru ini terlihat kebingungan dalam menjalankan bisnis mereka, karena tidak ada pedoman yang pasti mengenai bagaimana Anda harus menjalankan sebuah bisnis startup,” ujar Sebastian Trzcinski-Clément, Head of Developer Relations and Startup Ecosystem in Asia, Africa, and the Middle East, Google.

Peran inilah, menurut Sebastian, yang Digitaraya mainkan untuk “mendukung dan membantu startup mengembangkan bisnis mereka menggunakan berbagai cara seperti Google’s launchpad playbook yang dapat memberikan pedoman dan networking platform yang dibutuhkan.”

Diskusi panel pertama di acara ini membahas Indonesia as the Economic Hub of Asia, dengan pembicara dari Google, McKinsey & Company Singapore, dan UBS Indonesia. Diskusi panel kedua membicarakan Indonesia’s Founders Coming of Age, dengan perwakilan dari Go-Jek, Tokopedia, dan Traveloka. Diskusi panel ketiga menyoroti tentang Growth at All Cost? Investing in a Post-WeWork World, dengan pembicara dari Northstar Group, Kinesys Group, dan Go-Ventures.

(Why/Isk)

BACA JUGA : Begini Upaya Antisipasi Operator Bandara Cegah Virus Corona Masuk

PT KONTAK PERKASA

BEI Setop Sementara Perdagangan Efek 5 Emiten

KONTAK PERKASA FUTURES – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku regulator pasar modal di Indonesia, memutuskan penghentian sementara perdagangan efek lima emiten.

Lima perusahaan tercatat tersebut adalah PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP), PT SMR Utama Tbk (SMRU), dan PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM dan TRAM-W) di mana perdagangan efek ketiganya aktif sebelum suspensi.

Sementara itu, dua emiten lainnya yaitu PT Eureka Prima Jakarta Tbk (LCGP) yang disuspensi di seluruh pasar sejak Mei 2019 dan PT Hanson Internasional Tbk (MYRX dan MRX-P) yang disuspensi di seluruh pasar sejak 16 Januari 2020.

Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono mengatakan, penghentian sementara tersebut dilakukan dalam rangka menjaga perdagangan efek yang teratur, wajar dan efisien. 

Penghentian sementara tersebut merujuk pada surat yang dikeluarkan OJK No. SR-11/PM.21/2020 tanggal 22 Januari 2020 perihal Perintah Penghentian Sementara Perdagangan Efek.

“Penghentian dilakukan pada seluruh pasar sejak sesi I Perdagangan Efek hari Kamis, 23 Januari 2020 hingga pengumuman bursa lebih lanjut,” ujarnya dikutip dari Antara, Kamis (23/1/2020).

Pembukaan suspensi atas efek-efek di atas, hanya dapat dipertimbangkan apabila perusahaan tercatat telah memenuhi kewajiban kepada BEI dan pihak OJK telah memerintahkan pembukaan suspensi atas efek-efek dimaksud.

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menghentikan sementara perdagangan efek atau saham PT Hanson International Tbk (MYRX). Suspensi tersebut dilakukan pada Kamis 16 Januari 2020.

Dalam Keterbukaan Informasi BEI, penghentian sementara perdagangan saham Hanson tersebut terkait dengan gagal bayar atas pinjaman individu perusahaan. 

“Berdasarkan hal tersebut untuk menjaga perdagangan efek yang teratur wajar dan efisien, Bursa efek Indonesia memutuskan untuk melakukan penghentian sementara perdagangan efek PT Hanson International Tbk,” tulis keterbukaan informasi tersebut.

Penhentian tersebut dilakukan sejak sesi I perdagangan Kamis 16 Januari 2020 hingga pengumuman bursa lebih lanjut.

Bursa meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh PT Hanson International Tbk.

BACA JUGA : IHSG Dibuka Menguat, Rupiah di angka 13.624 per Dolar AS

KONTAK PERKASA FUTURES

Investor Asing Beli Saham, IHSG Dibuka Menguat ke 6.248

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada pembukaan perdagangan Rabu pekan ini. Investor asing beli saham Rp 14 miliar di pasar regular, dan posisi rupiah di angka 13.685 per Dolar AS.

Pada prapembukaan perdagangan, Selasa (21/1/2020), IHSG menguat 3,42 poin atau 0,05 persen ke level 6.241,57. Namun pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG masih menguat dengan naik 10,41 poin atau 0,17 persen ke level 6.248.

Indeks saham LQ45 juga naik 0,16 persen ke posisi 1.024,83. Sebagian besar indeks saham acuan bergerak di zona hijau.

Pada awal pembukaan perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.253,63 dan terendah di 6.240,79.

Sebanyak 123 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 58 saham melemah dan 117 saham diam di tempat.

Adapun total frekuensi di awal perdagangan saham 21.554 kali dengan volume perdagangan 255 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 223 miliar.

Investor asing beli saham Rp 14 miliar di pasar regular, dan posisi rupiah di angka 13.685 per Dolar AS.

Dari 10 sektor pembentuk hanya dua sektor yang berada di zona merah yaitu sektor pertambangan yang turun 0,10 persen dan sektor infrastruktur yang melemah 0,25 persen

Sedangkan sektor yang menguat dipimpin sektor keuangan yang naik 0,43 persen. Kemudian diikuti sektor perkebunan menguat 0,39 persen dan sektor perdagangan melonjak 0,30 persen.

Saham-saham yang menguat sehingga mengangkat IHSG diantaranya DMND yang turun 49,73 persen ke Rp 1.370 per lembar saham, INDR menguat 22 persen ke Rp 2.440 per lembar saham dan AMAR melemah 20,54 persen ke Rp 675 per lembar saham.

Sementara saham-saham yang melemah antara lain AKSI turun 11,29 persen menjadi Rp 550 per lembar saham, KAYU melemah 9,89 persen menjadi Rp 82 per lembar saham dan FISH tertekan 9,54 persen menjadi Rp 2.750 per lembar saham.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan saham Selasa kemarin. IHSG dibuka menguat tetapi di tengah perdagangan mengalami tekanan.

Pada penutupan perdagangan saham, Selasa (21/1/2020), IHSG ditutup turun tipis 6,89 poin atau 0,11 persen ke posisi 6.238,15. Sementara itu, indeks saham LQ45 menguat 0,07 persen ke posisi 1.022,67.

Selama perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 6.257,88 dan terendah 6.226,06.

Sebanyak 257 saham anjlok sehingga mendorong IHSG ke zona merah. Sementara 145 saham menguat dan 151 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 428.472 kali dengan volume perdagangan 10,9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 6 triliun.

Investor asing jual saham mencapai Rp 429,7 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.658.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, hanya ada tiga sektor yang menguat yaitu aneka industri, infrastruktur dan keuangan.

Sektor yang melemah dipimpin oleh sektor perkebunan yang anjlok 1,98 persen. Kemudian sektor kontruksi yang turun 1,17 persen dan sektor pertambangan turun 0,52 persen.

Saham-saham yang melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah diantaranya PADI yang turun 34,78 persen ke Rp 75 per lembar saham, PTIS melemah 34,35 persen ke Rp 86 per lembar saham dan AMIN turun 24,21 persen ke Rp 288 per lembar saham.

Sedangkan saham-saham yang menguat antara lain BAJA yang naik 33,85 persen ke Rp 87 per saham, GDST menguat 33,82 persen ke Rp 91 per saham dan KAYU naik 24,44 persen ke Rp 91 per saham.

BACA JUGA : Harga Emas Antam Turun Rp 2.000 per Gram

PT KONTAK PERKASA FUTURES

Investor Asing Beli Saham, IHSG Dibuka Menguat

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada pembukaan perdagangan awal pekan ini. Hanya satu sektor saham yang berada di zona merah

Pada prapembukaan perdagangan, Senin(20/1/2020), IHSG menguat 18,84 poin atau 0,30 persen ke level 6.310,50. Penguatan IHSG berlanjut pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB dengan naik 19,11 poin atau 0,32 persen ke level 6.309,13.

Indeks saham LQ45 juga naik 0,43 persen ke posisi 1.033,11. Seluruh indeks saham acuan bergerak di zona hijau.

Pada awal pembukaan perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.312,90 dan terendah di 6.303,64.

Sebanyak 128 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 47 saham melemah dan 125 saham diam di tempat.

Adapun total frekuensi di awal perdagangan saham 17.248 kali dengan volume perdagangan 113,4 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 77,2 miliar.

Investor asing beli saham Rp 9,52 miliar di pasar regular, dan posisi rupiah di angka 13.655 per Dolar AS.

Dari 10 sektor pembentuk [IHSG](https://www.liputan6.com/bisnis/read/4155036/9-sektor-menghijau-ihsg-dibuka-naik-ke-631390?source=search “”), hanya satu yang berada di zona merah yaitu sektor industri dasar yang turun 0,13 persen,

Sedangkan sektor yang menguat dipimpin sektor keuangan yang naik 0,55 persen. Kemudian diikuti sektor infrastruktur naik 0,52 persen dan sektor aneka industri melemah 0,34 persen.

Saham-saham yang menguat sehingga mendorong IHGS ke zona hijau, antara lain APEX naik 19,40 persen menjadi Rp 320 per lembar saham, PADI naik 12,78 persen menjadi Rp 151 per lembar saham dan ZBRA menguat 12,5 persen menjadi Rp 81 per lembar saham.

Sementara saham yang melemah diantaranya ENVY yang turun 14,29 persen ke Rp 510 per lembar saham, GDST turun 7,14 persen ke Rp 65 per lembar saham dan TRIN melemah 5,62 persen ke Rp 302 per lembar saham.

BACA JUGA : Harga Emas Antam Turun Tipis jadi Rp 769 Ribu per Gram

PT KONTAK PERKASA FUTURES